Sunday, February 18, 2018

Cara Mengatur Suhu dan Kelembaban Dalam Rumah/Gedung Burung Walet (RBW)

Suhu dan Kelembaban Rumah/Gedung Burung Walet - Untuk membuat burung walet senang di dalam gedung walet baru perlu diusahakan pengaturan suhu dan kelembaban yang mirip dengan habitat alamiah burung walet. Umumnya suhu gua alami berkisar antara 24 - 26 derajat celcius dan kelembaban antara 80 - 90 %. Agar suhu dan kelembaban dalam bangunan bisa menyerupai habitat alami burung walet, maka diperlukan perhitungan yang cermat mengenai bahan material gedung, ketinggian dan konstruksinya. Olehnya itu sebaiknya mempertimbangkan terlebih dahulu bahan dan konstruksi bangunan sebelum mendirikan Rumah Burung Walet (RBW) agar ideal. Dengan demikian suhu dan kelembaban di dalam gedung tidak akan terpengaruh oleh suhu dan kelembaban diluar gedung.

Kelembaban suhu dalam gedung walet dapat dikontrol dengan alat yang disebut  hygrothermometer (alat pengukur suhu ruangan). Alat ini banyak dijual pada toko - toko peralatan elektronik dan toko - toko yang khusus menjual perlengkapan gedung walet. Apabila keadaan udara dalam ruangan tersebut tidak sesuai dengan mikro habitat walet, maka dapat diusahakan penanganannya. Alat ini dapat ditempatkan pada bagian yang paling mudah terpengaruh oleh keadaan udara di luar gedung, yaitu di bagian yang paling dekat dengan lubang keluar masuk burung.

Usaha-usaha yang perlu dilakukan untuk mencapai kondisi suhu dan kelembaban yang ideal adalah sebagai berikut :

1. Membuat Saluran atau Genangan Air
          Pembuatan aliran atau kolam dalam gedung walet difungsikan agar air dari saluran dan kolam tersebut akan menguap untuk memenuhi target kelembaban udara dalam gedung. Pembuatan genangan air bisa dengan cara membuat kolam permanen dengan semen, atau membuat kolam dengan bak air. Agar proses penguapan dapat berlangsung dengan baik dan mirip pada suasana di gua, beri pasir dan batu-batu kali dalam genangan air tersebut. Selain pasir dan batu kali, bata merah yang diletakan pada kolam-kolam juga dianggap mampu menurunkan suhu dan meningkatkan kelembaban.

Sunday, February 4, 2018

Cara Jitu Mencegah Hama Pengganggu Burung Walet

Hama yang hinggap dan menyerang rumah walet pastinya akan mengganggu dan menghambat produktivitas burung walet. Bahkan bisa membuat walet tidak betah dan akhirnya pindah ketempat atau gerung walet lain. Nah berikut ini kami informasikan mengenai jenis hama apa saja yang mengganggu walet dan cara mengatasinya :

1. Semut
   
Tidak semua jenis semut menjadi hama bagi walet, semut yang sering mengganggu adalah semut api. Semut ini menyerang walet dengan cara mengganggu burung walet yang sedang bertelur dan memakan anak walet.

Cara mencegahnya :
Memberi umpan supaya semut mengerumuninya, setelah itu siram menggunakan air panas. (catatan : tidak disarankan untuk yang beragama Islam). Atau dengan menyemprotkan Insektisida pada gedung walet.


2. Tokek dan Cicak

Cara cicak dan tokek menyerang walet yaitu dengan memakan telur dan sarangnya. Jenis hama ini juga akan memakan anak burung walet, terutama tokek. Kotorannya dapat membuat rumah atau ruangan walet menjadi kotor. Kotoran tersebut membuat rumah walet menjadi tercemar sehingga walet tidak betah dalam rumahnya.

Saat tokek memakan telur, ia akan memuntahkan kembali kulitnya ke lantai yang membuat rumah walet menjadi kotor. Kotoran tersebut dapat merubah suhu ruangan sehingga ketenangan burung terganggu.

Cara mengatasinya :
Membuat saluran air disekitar pagar, selain itu tembok luar dicar dan permukaan licin. Lubang ventilasi yang tidak digunakan di rumah walet sebaiknya ditutup saja. Selain itu tokek tidak bisa masuk dengan cara membuat ranjau dan penangkal anti tokek. Bisa berupa seng bergerigi dan tajam, kemudian dipasang disekeliling pintu masuk khususnya sebelah luar.

3. Tikus

Merupakan hama yang memakan telur, sarang, anak dan induk walet. Hewan ini predator yang dapat membuat walet trauma, sehingga walet tidak mau menempati dan pulang ke rumahnya.

Selain itu suara tikus dapat mengganggu ketenangan walet. Kotoran serta kencing tikus juga mengakibatkan suhu dalam ruangan menjadi tidak nyaman.

Cara mencegahnya :
memberi racun tikus, menutup semua lubang kecil, menempelkan seng di lantai dan dibuat dinding menjadi licin supaya tikus tidak bisa memanjat. Adapun cara yang paling efektif yaitu dengan membuat parit yang mengelilingi rumah walet.

4. Kecoa
Kecoa adalah hama yang dapat membuat sarang walet kecil dan cacat. Untuk mencegahnya dapat menyemprotkan Insektisida, menjaga kebersihan, dan membuang barang - barang yang tidak dibutuhkan di dalam rumah walet supaya tidak menjadi tempat persembuyian kecoa.

5. Burung Hantu
Merupakan predator paling ganas. karena dapat merusak semua koloni walet yang berada dalam rumah walet. Apabila burung hantu sudah masuk, dapat dipastikan rumah walet tersebut akan kosong. Burung hantu akan memakan habis walet dengan berbagai cara seperti menghadang walet yang akan masuk, menyergap atau langsung masuk ke rumah walet.

Untuk mencegahnya, bisa dengan memasang lampu dengan kekuatan 10 Watt dan posisi lampu sekitar 50 cm dari bibir Lubang Masuk Burung (LMB). Nyalakan setelah malam dan matikan saat jam 5 pagi.
Bisa juga dengan memasangi tirai pada LMB, yang tertutup setelah malam dan terbuka setelah dini hari.
Dapat pula mengusirnya dengan memasang lem tikus pada tempat yang dihinggapi. Atau dengan cara memasang kaca pada LMB dengan ukuran tertentu supaya burung walet tidak dapat hinggap dan bertengger karena licin.


Harga Sarang Burung Walet Bisa Mahal

Banyak orang yang terpikat mengelola Rumah Burung Walet, ya tentu tergiur dengan prospek harga dari sarang burung walet. Tahukah anda mengapa harga sarang burung walet mahal ? Berikut ini salah satu video dokumenter yang kami dapat dari sumber youtube, semoga bisa menambah pengetahuan kita. Salam SUKSES PEWALET TANAH AIR !!


Tuesday, January 16, 2018

Tweeter Rumah Burung Walet

Salah satu faktor pendukung keberhasilan gedung walet salah satunya ditentukan oleh tweeter yang dipakai dalam gedung walet, berikut beberapa contoh tweeter yang familiar di Indonesia

Tweeter Panggil









Rumah Burung Walet

Berikut ini contoh desain RBW dan gedung RBW sederhana yang bisa jadi referensi buat anda dalam membangun Rumah Burung Walet














Monday, January 15, 2018

Burung Walet dan Ciri Khas yang Harus Anda Ketahui

Terdapat beberapa jenis burung walet yang dikenal di negara kita Indonesia dan negara ASEA yang dapat menghasilkan sarang. Di Indonesia dan Malaysia diperkirakan enam jenis burung walet.

Beberapa jenis tersebut dapat dibedakan dengan ciri berdasarkan ukuran tubuh, warna bulu, suara, perilaku dalam membuat sarang dan bahan yang dipakai membuat sarang itu sendiri.

Burung walet atau Collocalia vestita termasuk burung dengan sayap meruncing, berekor panjang, berwarna hitam. Yang mana pada bagian bawah badannya berwarna coklat.

Burung walet hidup dipantai serta daerah dimana ia menghuni gua atau ruang besar seperti atap kosong secara alamiah. Burung walet bersarang dengan berkelompok dengan sarang dari air liurnya.

Berikut ini beberapa burung walet yang ada di Indonesia dan sekitar negara ASEAN lainnya :

a. Burung Walet Besar

Jenis Burung walet ini warnanya hitam dengan warna bulu bagian bawah coklat gelap. Bagian bulu ekor sedikit bercelah. Suaranya keras serta nyaring. Ini termasuk jenis burung walet yang ukuran paling besar dibandingkan dengan jenis Burung walet lainnya.

Panjang tubuhnya sekitar 16 centimeter yaitu diklasifikasikan sebagai besar. Oleh karena memiliki ukuran badannya yang lebih besar maka burung walet jenis ini mampu terbang lebih tinggi dan lebih cepat.

Saat ia terbang biasanya ia menyambar serangga – serangga kecil yang mana itu menjadi makanannya. burung walet besar lebih suka bersarang di lubang. Sarangnya pada umumnya memang tidak dapat dimakan.

Sarangnya ini berbentuk seperti mangkok dimana itu dibuat dari campuran akar – akar tumbuhan, lumut dan jenis serat. Apabila dibandingkan dengan burung walet jenis lain, sarang burung walet


b. Burung Walet Putih
Jenis burung walet ini memiliki sarang berwarna putih. Bulu burung walet ini warnanya cokelat kehitam – hitaman dengan bulu bagian bawah kelabu ataupun coklat. Lalu pada bagian ekor ia memiliki bulu ekor sedikit bercelah.

Suaranya adalah nyaring tinggi. Ukuran burung walet ini tubuhnya sederhana besar sekitar 12 centimeter. Matanya berwarna coklat gelap dengan paruh hitam dan juga warna kaki hitam.

Burung Walet Putih punya jenis sayap yang lebih kokoh dan cara terbangnya juga lebih kuat. Selain itu juga lebih suka mencari makan dekat pohon-pohon tinggi yang ada banyak serangga kecil.

Burung Walet putih ini juga biasa terbang ke dalam air untuk mandi dan juga untuk minum dan kemudian burung walet ini akan terbang lagi.

Sarang burung walet ini semua terbuat dari air liur maka dari itu harganya sangat mahal dan sering dicari. Telurnya berwarna putih, berbentuk memanjang dimana ia bertelur sebanyak 2 biji saja.


Ini dia Cara Hemat Membuat Pakan Buatan Buat Makanan Burung Walet

Pada hakikat semua makhluk hidup di muka bumi ini membutuhkan makanan dan minuman untuk kelangsungan kehidupan, begitu halnya dengan Burung ...