1. Walet Goa
Sunday, January 14, 2018
Wednesday, January 10, 2018
Inilah Cara Memasang Tweeter Suara Walet yang Benar
Selain suhu gedung dan lokasi, jenis suara walet dan kualitas suara rekaman yang digunakan menjadi hal yang sangat vital dalam keberhasilan memanggil dan merumahkan walet ke gedung walet untuk bersarang.
Berikut ini video cara memasang tweeter suara walet yang benar (sumber youtube) semoga bermanfaat. SALAM SUKSES PEWALET TANAH AIR !!!
Ini dia cara sambung AMPLIFIER PIRO menggunakan AKI
Berikut ini cara sambung amplifier PIRO, semoga bermanfaat !!! Salam SUKSES PEWALET TANAH AIR
Cara setting timer digital PIRO DXT-8
Berikut ini kami bagikan salah satu video tentang cara setting timer digital merk PIRO DXT-8
Semoga bermanfaat bagi PEWALET tanah air, Salam SUKSES !!!
Inilah !!! Tips dan cara pengaturan suara walet yang benar
Keberhasilan gedung walet salah satunya ditentukan oleh kualitas suara dan pengaturan suara gedung walet, baik itu pengaturan suara panggil, suara tarik maupun suara inap walet.
Berikut ini salah satu video cara pengaturan suara walet yang benar :
Berikut ini salah satu video cara pengaturan suara walet yang benar :
Panduan Lengkap Cara Budidaya Ternak Burung Walet Rumahan
Panduan Lengkap Cara Budidaya Ternak Burung Walet Rumahan Bagi Pemula Agar Sukses
a. Syarat Lingkungan Kandang
Kandang untuk budidaya ternak walet ini sebainya dibuat jauh dari keramaian, memiliki suhu berkisar antara 24°C-26°C dan kelembaban udara sekitar 80%-95%.
b. Persiapan Kandang Atau Bangunan Rumah Walet
Pada umumnya, walet di pelihara dalam sebuah bangunan gedung besar dengan luas yang bervariasi mulai dari 10 x 15 m2 hingga 10 x 20 cm2. Semakin tinggi bubungan atau wuwungan dan semakin jauh jarak antara wuwungan dengan plafon, maka makin baik rumah walet dan rumah tersebut akan lebih disukai burung walet.
Dalam rumah walet diberi roving room atau tempat berpuar-putar dan juga resting room untuk beristirahat dan untuk bersarang burung walet. Pada rumah walet juga buat lubang dibagian atas untuk keluar masuk burung walet, lubang tersebut dibuat dengan ukuran 20 x 20 cm2 atu 20x 35 cm2 dengan jumlah lubang disesuaikan dengna kebutuhan dan kondisi gedung.
c. Pembibitan Burung Walet
Bibit walet diperoleh dengan cara memancing burung walet masuk ke rumah walet yang telah dibuat dengan menggunakan tape recorder yang berisikan suara burung walet atau sriti atau bisa juga dengan menumpuk jerami yang sudah ada serangga kecil pakan walet. Biasanya pemancingan ini dilakukan pada sore hari yaitu jam 4 hingga 6.
Sebelumnya dalam rumah walet tersebut disiapkan telur walet untuk ditetaskan, telur dapat didapatkan dari peternak walet lain yang sedang melakukan panen pembuangan telur.
d. Perawatan Ternak Burung Walet
Burung walet yang baru menetas masih lemah, pastinya tidak memiliki bulu dan memerlukan pemanasan. Sehingga selam 2-3 hari anakan tidak perlu dikeluarkan dari mesin tetas dan setiap harinya temperatur dapat diturunkan 1°-2° dengan membuka ventilasi mesin. Untuk pemberian pakan, karena anak walet tersebut belum dapat makan sendiri maka suapi dengan pakan berupa kroto. Pemberian kroto tersebut dilakukan sebanyak 3 x sehari.
Setelah anakan walet berumur sekitar 10 hari, anakan dapat dipindahkan ke kotak khusus yang diberi alat pemanas. Barulah setelah berumur sekitar 43 hari, anak walet dipindahkan ke rumah walet. Pemindahan tersebut dilakukan pada malam hari. Anakan tersebut diletakkan dirak yang memiliki ketinggian sekitar 2 meter dari lantai.
e. Pakan Walet
Karena walet adalah burung liar yang suka mencari pakan sendiri, ia sering mencari pakan berupa serangga-serangga kecil di sawah, hutan, pantai dll. Tapi jangan lupa untuk menyediakan pakan berupa serangga di rumah walet terutama pada musim kemarau. Ada beberapa cara menghasilkan serangga untuk pakan walet diantaranya: membuat kolam di pekarangan sekitar rumah walet (untuk mengahasilkan kutu gaplek dan nyamuk), menanam tanaman tumpang sari, dan juga mengumpulkan buah busuk di pekarangan ruah walet tersebut.
f. Pemeliharaan Kandang atau Rumah Walet
Kotoran yang telah menumpuk dalam rummah walet sebaiknya dibersihkan namun jangan dibuang tapi dikumpiulkan dalam karung dan diletakkan dalam rumah walet itu saja. Pemanenan perlu dilakukan secara hati-hati jangan sampai salah karena jika salah maka akan berakibat fatal, semua burung yang terganggu akan pergi dari rumah walet anda dan mencari tempat lain untuk tinggal.
Burung walet merupakan burung yang memiliki sayap berbentuk meruncing, memiliki ekor panjang, berwarna hitam dengan bagian bawah tubuh berwarna coklat. Burung yang bernama ilmiah Collocalia vestita ini banyak hidup di pantai serta daerah permukiman, menghuni gua atau ruang besar, mereka bersarang secara berkelompok dengan sarang yang dibuat dari air liur.
Sarang Walet dipercaya memiliki khasiat yang luar biasa untuk kesehatan dan banyak diperdagangkan orang untuk dibuat sup atau bahan obat-obatan, selain itu harganya pun sangat mahal. Oleh karena itu, tak jarang orang banyak memburu sarang walet tersebut yang pada umumnya sarang itu berada ditempat yang sulit dijangkau seperti gua yang sangat tinggi. Namun kini banyak orang yang melakukan budiddaya ternak burung walet tersebut secara rumahan. Berikut adalah Cara Budidaya Ternak Walet Rumahan:
a. Syarat Lingkungan Kandang
Kandang untuk budidaya ternak walet ini sebainya dibuat jauh dari keramaian, memiliki suhu berkisar antara 24°C-26°C dan kelembaban udara sekitar 80%-95%.
b. Persiapan Kandang Atau Bangunan Rumah Walet
Pada umumnya, walet di pelihara dalam sebuah bangunan gedung besar dengan luas yang bervariasi mulai dari 10 x 15 m2 hingga 10 x 20 cm2. Semakin tinggi bubungan atau wuwungan dan semakin jauh jarak antara wuwungan dengan plafon, maka makin baik rumah walet dan rumah tersebut akan lebih disukai burung walet.
Dalam rumah walet diberi roving room atau tempat berpuar-putar dan juga resting room untuk beristirahat dan untuk bersarang burung walet. Pada rumah walet juga buat lubang dibagian atas untuk keluar masuk burung walet, lubang tersebut dibuat dengan ukuran 20 x 20 cm2 atu 20x 35 cm2 dengan jumlah lubang disesuaikan dengna kebutuhan dan kondisi gedung.
c. Pembibitan Burung Walet
Bibit walet diperoleh dengan cara memancing burung walet masuk ke rumah walet yang telah dibuat dengan menggunakan tape recorder yang berisikan suara burung walet atau sriti atau bisa juga dengan menumpuk jerami yang sudah ada serangga kecil pakan walet. Biasanya pemancingan ini dilakukan pada sore hari yaitu jam 4 hingga 6.
Sebelumnya dalam rumah walet tersebut disiapkan telur walet untuk ditetaskan, telur dapat didapatkan dari peternak walet lain yang sedang melakukan panen pembuangan telur.
d. Perawatan Ternak Burung Walet
Burung walet yang baru menetas masih lemah, pastinya tidak memiliki bulu dan memerlukan pemanasan. Sehingga selam 2-3 hari anakan tidak perlu dikeluarkan dari mesin tetas dan setiap harinya temperatur dapat diturunkan 1°-2° dengan membuka ventilasi mesin. Untuk pemberian pakan, karena anak walet tersebut belum dapat makan sendiri maka suapi dengan pakan berupa kroto. Pemberian kroto tersebut dilakukan sebanyak 3 x sehari.
Setelah anakan walet berumur sekitar 10 hari, anakan dapat dipindahkan ke kotak khusus yang diberi alat pemanas. Barulah setelah berumur sekitar 43 hari, anak walet dipindahkan ke rumah walet. Pemindahan tersebut dilakukan pada malam hari. Anakan tersebut diletakkan dirak yang memiliki ketinggian sekitar 2 meter dari lantai.
e. Pakan Walet
Karena walet adalah burung liar yang suka mencari pakan sendiri, ia sering mencari pakan berupa serangga-serangga kecil di sawah, hutan, pantai dll. Tapi jangan lupa untuk menyediakan pakan berupa serangga di rumah walet terutama pada musim kemarau. Ada beberapa cara menghasilkan serangga untuk pakan walet diantaranya: membuat kolam di pekarangan sekitar rumah walet (untuk mengahasilkan kutu gaplek dan nyamuk), menanam tanaman tumpang sari, dan juga mengumpulkan buah busuk di pekarangan ruah walet tersebut.
f. Pemeliharaan Kandang atau Rumah Walet
Kotoran yang telah menumpuk dalam rummah walet sebaiknya dibersihkan namun jangan dibuang tapi dikumpiulkan dalam karung dan diletakkan dalam rumah walet itu saja. Pemanenan perlu dilakukan secara hati-hati jangan sampai salah karena jika salah maka akan berakibat fatal, semua burung yang terganggu akan pergi dari rumah walet anda dan mencari tempat lain untuk tinggal.
Merk Tweeter Terbaik Rumah Walet
2 Merk Tweeter Rumah Walet Yang Berkualitas Bagus
Pengaturan tata suara rumah walet sangat berpengaruh terhadap sukses tidaknya rumah walet kedepannya. Burung walet termasuk hewan terbang yang sangat liar akan tetapi masih bisa dipanggil dengan suara rekaman walaupun rumah walet tersebut masih baru / kosong.
Tingkat keberhasilan pemanggil walet ditentukan oleh 2 faktor yaitu : jenis suara yang diputar pada rekaman dan yang kedua adalah jenis speaker yang mampu menghasilkan suara sejernih mungkin seperti pada alam aslinya sehingga burung walet tidak merasakan adanya perbedaan yang begitu signifikan sehingga mereka merasa nyaman.
Burung sangat cepat merespon jika mendengarkan suara yang di putar antara jam 5 pagi hingga 19 malam dan burung walet juga sangat senang dengan suara kawin.
Berikut ini foto-foto 2 jenis merk tweeter rumah walet yang terbaik dan sudah
Subscribe to:
Posts (Atom)
Ini dia Cara Hemat Membuat Pakan Buatan Buat Makanan Burung Walet
Pada hakikat semua makhluk hidup di muka bumi ini membutuhkan makanan dan minuman untuk kelangsungan kehidupan, begitu halnya dengan Burung ...
-
Ternyata dah ada dibuat artikelnya oleh pa Arief Budiman yang berhubungan dengan suara tarik gedung walet seperti yang dilansir duniawa...
-
Suhu dan Kelembaban Rumah/Gedung Burung Walet - Untuk membuat burung walet senang di dalam gedung walet baru perlu diusahakan pengaturan s...
-
Penataan suara pada rumah walet sangat berpengaruh terhadap kesuksesan dalam berbisnis walet. Burung walet dapat di panggil dengan mudah m...


